Produksi dan Eksplorasi
Di Indonesia, kami telah hadir sejak tahun 2004 dan mengoperasikan tiga Kontrak Kerja Sama (KKS) lepas pantai, di Selat Makassar yaitu KKS Sebuku dengan lapangan gas Ruby yang telah berproduksi dan KKS West Sebuku, serta KKS Andaman I di lepas pantai Aceh. Kami juga memiliki saham non operator pada KKS Andaman II.
Operasi kami di Indonesia telah mempertahankan catatan keamanan yang sangat baik tanpa Lost Time Incident (LTI) selama tahap pengembangan dan tahap produksi. Operasi lapangan gas Ruby juga memiliki akreditasi standar keselamatan dan lingkungan internasional, yaitu ISO 14001 dan OHSAS 18001.
Kami memiliki program investasi komunitas yang telah mapan dan bermitra dengan pemangku kepentingan lokal untuk mendukung masyarakat pesisir di sekitar operasi lapangan gas Ruby.
Lapangan Gas Ruby
Lapangan gas Ruby memasok gas secara andal dan aman untuk pasar gas domestik sejak Oktober 2013. Terletak di Selat Makassar, APLS Holding sebagai operator memiliki 70% saham di KKS Sebuku dengan Total E&P Sebuku dan Inpex South Makassar Ltd. sebagai mitra kerja yang masing-masing memiliki 15% saham.
Fasilitas yang kami miliki termasuk anjungan kepala sumur, anjungan produksi dan tempat tinggal sementara, beserta pipa bawah laut sepanjang 312 kilometer, mengalirkan gas ke terminal pemrosesan darat di Senipah. Selanjutnya, gas dikirim ke pabrik pupuk yaitu, PT. Pupuk Kalimantan Timur (PKT). Produksi kumulatif gas Ruby telah mencapai lebih dari 100 miliar kaki kubik hingga saat ini.
Proyek Ruby dilaksanakan dengan aman, tepat waktu dan sesuai dengan anggaran pada tahun 2013, 28 bulan setelah persetujuan investasi oleh para mitra kerja dengan nilai investasi sebesar 500 juta dollar Amerika.
West Sebuku
APLS Holding adalah operator blok eksplorasi West Sebuku yang mengelilingi KKS Sebuku dan memiliki 75,5 persen saham, dengan INPEX Corporation yang memiliki 24,5 persen saham. Data seismik 3D diperoleh dari kedua blok tersebut pada tahun 2014.
Andaman I dan II
Kami juga adalah operator dari blok eksplorasi Andaman I di lepas pantai Aceh dan memiliki saham di blok yang berdekatan, yaitu blok Andaman II.